Pelantikan Pengurus IWO Sulut: Transaksi BI-FAST Capai Rp47,71 Triliun, BI Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Digital

Manado menjadi saksi pertumbuhan pesat dalam transaksi pembayaran digital di wilayah Sulawesi Utara. Dengan perkembangan yang menggembirakan ini, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa nilai transaksi BI-FAST di daerah tersebut mencapai angka yang mencengangkan, yaitu Rp47,71 triliun pada tahun 2026. Lonjakan ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 55,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp30,60 triliun. Kondisi ini menunjukkan betapa cepatnya masyarakat dan sektor usaha beradaptasi dengan teknologi digital.
Diskusi Panel Ekonomi dalam Pelantikan IWO Sulut
Rangkaian acara pelantikan Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Utara menjadi momen penting untuk membahas isu-isu terkini mengenai ekonomi digital. Salah satu agenda dalam acara tersebut adalah diskusi panel yang dilakukan untuk mengkaji perkembangan transaksi digital dan pemanfaatan data ekonomi. Acara ini diselenggarakan di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, berlokasi di Jl. 17 Agustus No. 7, Teling Atas, Manado, pada Rabu, 30 September 2026.
Pembicara Utama: Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut
Dalam diskusi tersebut, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut, Darmawan Hutabarat, menjadi narasumber utama. Ia menjelaskan bahwa peningkatan transaksi digital ini adalah indikasi positif dari semakin luasnya penerimaan masyarakat dan dunia usaha terhadap layanan transaksi berbasis digital. Hal ini menandakan bahwa masyarakat semakin terbuka untuk menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Keunggulan Transaksi Digital dengan BI-FAST
Darmawan menambahkan bahwa sistem BI-FAST menawarkan keunggulan operasional yang luar biasa. Dengan layanan yang tersedia 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, serta biaya transaksi yang efisien sebesar Rp2.500, BI-FAST memberikan fleksibilitas yang tinggi bagi para pelaku ekonomi. Ini merupakan sebuah lompatan besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi keuangan.
Peningkatan Aksesibilitas QRIS Lintas Negara
Selain fokus pada transaksi dalam negeri, Bank Indonesia juga berupaya untuk memperluas aksesibilitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke tingkat internasional. Saat ini, QRIS sudah dapat digunakan untuk melakukan transaksi langsung di berbagai negara seperti Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, dan China. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kemudahan bagi pengguna, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pembayaran digital global.
Memperkuat Ekosistem Ekonomi Digital
Dengan adanya berbagai sistem pembayaran yang saling melengkapi, seperti BI-RTGS dan Kartu Kredit Indonesia (KKI), upaya ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah. Inisiatif tersebut akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara. Dalam konteks ini, pelantikan pengurus IWO Sulut tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga sebagai momentum untuk membahas langkah-langkah strategis ke depan.
Pentingnya Kolaborasi dalam Ekonomi Digital
Dalam dunia yang semakin terhubung, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi sangat penting. Media, pelaku usaha, dan pemerintah perlu bersinergi untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang lebih baik. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
- Pelatihan dan edukasi tentang teknologi digital untuk pelaku usaha.
- Pengembangan infrastruktur digital yang lebih baik.
- Peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat.
- Kerjasama antara sektor swasta dan publik dalam inisiatif digital.
- Pemanfaatan data ekonomi untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Mendorong Inovasi Melalui Teknologi
Pentingnya inovasi dalam ekonomi digital tidak bisa dianggap remeh. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, pelaku usaha dapat menciptakan produk dan layanan yang lebih baik dan lebih efisien. Hal ini akan menciptakan daya saing yang lebih kuat di pasar, baik di tingkat lokal maupun internasional.
Menatap Masa Depan Ekonomi Digital di Sulut
Dengan pertumbuhan transaksi digital yang pesat, Sulawesi Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat ekonomi digital di Indonesia. Para pengurus IWO Sulut diharapkan dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya transisi ke ekonomi digital.
Peran Media dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital
Media memiliki peran yang krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Melalui berita dan informasi yang akurat, media dapat membantu masyarakat memahami manfaat dan risiko dari teknologi digital. Dengan cara itu, media dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan ekonomi digital.
Pentingnya Kebijakan yang Mendukung
Untuk memaksimalkan potensi ekonomi digital, diperlukan kebijakan yang mendukung dari pemerintah. Regulasi yang jelas dan mendukung inovasi akan menciptakan iklim yang baik bagi investasi di sektor teknologi. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan media sangatlah penting.
Strategi untuk Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Kepercayaan konsumen adalah kunci dalam mendorong adopsi transaksi digital. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan ini antara lain:
- Menyediakan layanan pelanggan yang responsif dan terpercaya.
- Menjamin keamanan dan privasi data pengguna.
- Menerapkan sistem pengaduan yang mudah diakses.
- Melakukan kampanye edukasi tentang keamanan transaksi digital.
- Menawarkan garansi atau jaminan untuk transaksi yang dilakukan.
Menyiapkan SDM yang Siap Menghadapi Era Digital
Tak kalah pentingnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi era digital juga menjadi fokus utama. Program pelatihan dan pendidikan yang relevan perlu digalakkan agar masyarakat dapat lebih siap untuk memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
Kerjasama antara Institusi Pendidikan dan Dunia Usaha
Kerjasama antara institusi pendidikan dan dunia usaha sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan dapat langsung siap untuk terjun ke dunia kerja dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital.
Dengan semua langkah strategis yang sedang diambil, pelantikan pengurus IWO Sulut menjadi simbol harapan baru bagi perkembangan ekonomi digital di Sulawesi Utara. Seiring dengan pertumbuhan transaksi digital yang signifikan, masyarakat setempat diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka.
➡️ Baca Juga: Razia Flyover Balaraja: Pengendara Harus Pahami Aturan Penindakan yang Berlaku
➡️ Baca Juga: Guru Suarakan Kekurangan Fasilitas di Sekolah Terpencil




