Peresmian Gereja Korintus Buhias di Tagulandang Dikuatkan oleh Sinergitas TNI-Polri

Peresmian sebuah gereja seringkali menjadi momen penting bagi komunitas, bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan kekuatan iman. Pada tanggal 17 April 2026, di Balehumara, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, terjadi peristiwa yang menggembirakan bagi warga setempat, yaitu peresmian Gedung Gereja Korintus Buhias. Acara ini tidak hanya diwarnai oleh suasana khidmat, tetapi juga diperkuat oleh kolaborasi antara TNI dan Polri, yang memastikan semua berjalan dengan aman dan teratur. Keberadaan mereka memberikan rasa aman yang sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan masyarakat.
Perayaan yang Meriah dan Khidmat
Kegiatan peresmian dimulai tepat pukul 09.30 WITA dan dihadiri oleh sekitar 300 orang, termasuk Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Inggrid Kalangit, beserta jajaran pemerintah daerah. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Sinode GMIST, Pdt. Dr. Welman Boba, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap perayaan ini, yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan.
Acara dibuka dengan penyambutan yang hangat dan doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Selanjutnya, panitia pembangunan memberikan laporan mengenai proses pembangunan gedung gereja. Puncak acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sitaro, pembukaan papan nama jemaat, dan pengguntingan pita yang dilakukan oleh tamu undangan yang terhormat.
Ibadah Syukur dan Refleksi Perjalanan
Setelah prosesi peresmian, ibadah syukur dipimpin langsung oleh Ketua Umum Sinode GMIST. Dalam ibadah tersebut, jemaat juga merayakan ulang tahun ke-19 dengan prosesi penyalaan lilin dan refleksi perjalanan pelayanan gereja. Momen ini menjadi kesempatan bagi jemaat untuk merenungkan perjalanan iman mereka dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat.
Makna Pembangunan Gereja
Bupati Chyntia Inggrid Kalangit dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan Gereja Korintus Buhias tidak hanya sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan iman dan pelayanan bagi umat. Ia menegaskan, gereja harus menjadi tempat yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan.
Dalam konteks ini, gereja berfungsi sebagai wadah untuk menciptakan kerukunan antarwarga. Selain itu, kehadiran gereja diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat, terutama dalam mendukung program-program pemerintah daerah.
Peran TNI dan Polri dalam Kegiatan Masyarakat
Kehadiran TNI, yang diwakili oleh Serma Rachmat Jacobs, menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Bersama dengan unsur Polri dan aparat lainnya, mereka bertugas untuk memastikan bahwa semua kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. Ini adalah bagian dari upaya TNI untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keagamaan.
- TNI mendukung kegiatan keagamaan masyarakat
- Keamanan acara menjadi prioritas utama
- Kehadiran aparat memberikan rasa tenang bagi jemaat
- Kolaborasi antara TNI dan Polri yang solid
- Pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan
Acara Berlangsung Lancar dan Tertib
Rangkaian acara peresmian Gedung Gereja Korintus Buhias berakhir pada pukul 13.15 WITA. Seluruh kegiatan berjalan tanpa kendala, dan suasana aman serta tertib menjadi salah satu indikator keberhasilan acara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk setiap kegiatan yang diselenggarakan.
Komitmen TNI untuk Masyarakat
Serma Rachmat Jacobs menegaskan pentingnya kehadiran TNI dalam setiap kegiatan masyarakat. Ia menyatakan, “Kami dari TNI selalu siap mendukung dan mengamankan setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan seperti ini. Harapannya, melalui momentum peresmian gereja ini, kerukunan dan kebersamaan antarwarga semakin kuat.” Pernyataan ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam konteks ini, peran TNI tidak hanya terbatas pada pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan keharmonisan antarwarga. Dengan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan kegiatan-kegiatan serupa dapat terus berlangsung di masa mendatang.
Kesimpulan yang Membangun
Peresmian Gedung Gereja Korintus Buhias di Tagulandang bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi merupakan simbol persatuan dan kekuatan iman masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, acara ini berhasil menciptakan suasana yang aman dan khidmat. Harapan akan terbangunnya kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat pun semakin kuat. Gereja ini diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan iman dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi semua orang.
Dengan demikian, peresmian ini menjadi sebuah langkah positif bagi perkembangan spiritual dan sosial di Kabupaten Kepulauan Sitaro, serta menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam membangun kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
➡️ Baca Juga: Strategi Optimal untuk Investasi dan Saham dalam Keuangan Berkelanjutan yang Efektif
➡️ Baca Juga: Metaverse paling ramai di Indonesia ini punya 2 juta user, ternyata isinya cuma chat 18+ semua




