Kejari Tebingtinggi Diperintahkan JAM Intel Kejagung Telusuri Masalah Dana Revitalisasi

Kejaksaan Negeri Tebingtinggi kini tengah menjalankan perintah dari Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menyelidiki permasalahan yang berkaitan dengan dana revitalisasi yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Tebingtinggi, Sai Sintong Purba, SH, MH, dalam sebuah wawancara pada hari Selasa, 22 September 2026, di kantornya yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan.
Penyelidikan Dana Revitalisasi
Dalam pernyataannya, Sai Sintong Purba menyampaikan bahwa pihaknya sedang mencari informasi terkait kasus pencopotan kepala sekolah yang telah menjadi viral di berbagai platform media sosial. Ia menegaskan bahwa penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan segala sesuatu berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Terkait dengan viralnya pencopotan kepala sekolah yang berkaitan dengan mekanisme dana revitalisasi, saat ini saya sedang mengumpulkan informasi yang relevan,” ungkap Sai Sintong Purba.
Peran JAM Intel dalam Pengawasan
Ketika Posmetro Medan mengkonfirmasi peran JAM Intel dalam proses ini, Sintong menjelaskan bahwa meskipun sudah ada pendampingan dari tim tersebut, tidak menutup kemungkinan akan ada pemeriksaan lebih lanjut jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran. “Jika ada penyimpangan yang terdeteksi, kami akan melakukan pemeriksaan, dan jika terdapat pelanggaran hukum, kami akan menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelasnya.
- Pemeriksaan akan dilakukan jika ada pelanggaran hukum.
- JAM Intel terlibat dalam pendampingan dana revitalisasi.
- Sintong berkoordinasi dengan Asintel Kejati Sumut.
- Semua informasi terbaru dilaporkan setiap hari.
- Kepala sekolah yang dicopot menjadi sorotan media.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Sai Sintong Purba juga menjelaskan bahwa saat ini ia terus berkomunikasi dengan JAM Intel Kejagung RI secara rutin. Hal ini dilakukan untuk memastikan perkembangan terkini mengenai masalah dana revitalisasi yang tengah hangat diperbincangkan di media sosial. “Setiap hari, saya melaporkan informasi terbaru kepada pimpinan, mengingat kasus ini tengah viral di media dan platform sosial,” tambahnya.
Dugaan Pencopotan Kepala Sekolah
Ketika ditanyakan mengenai dugaan bahwa pencopotan kepala sekolah terkait dengan penolakan terhadap vendor yang diusulkan oleh wali kota, Sai Sintong menegaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan ranahnya. Ia menyarankan agar isu tersebut dilaporkan ke lembaga yang berwenang seperti Ombudsman atau Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Mengenai hal tersebut, itu bukan ranah kami, dan sebaiknya dilaporkan ke Ombudsman atau PTUN,” tutupnya.
Dengan adanya penyelidikan ini, diharapkan permasalahan dana revitalisasi dapat terungkap dengan jelas dan transparan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Kejaksaan Negeri Tebingtinggi berkomitmen untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel demi kepentingan publik.
➡️ Baca Juga: Latihan Gym Aman Untuk Menjaga Kesehatan Sendi Jangka Panjang
➡️ Baca Juga: Gadget Terbaru Membantu Koneksi Internet Stabil Melalui WiFi Repeater Pintar




