pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot gacor depo 10k slot depo 10k
Sumatera BaratTanah Datar

Reposisi KAN Gurun, Muhamad Syukur Dt. Godang Rajo Dilantik Sebagai Wakil Ketua I

Reposisi kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Gurun, yang terletak di Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, menjadi sorotan utama ketika mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) diterapkan untuk periode 2025–2030. Proses reposisi ini berlangsung dalam rapat pleno yang diadakan di Kantor KAN Balerong Gurun pada Sabtu, 12 September 2026. Selain melakukan reposisi, rapat juga membahas pentingnya penyempurnaan peraturan organisasi untuk meningkatkan efektivitas kelembagaan.

Pemilihan dan Penetapan Jabatan Baru

Dalam forum tersebut, Muhamad Syukur, S.Pd.I Dt. Godang Rajo, mendapatkan kepercayaan sebagai Wakil Ketua I KAN Gurun. Sementara itu, posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) tetap dipegang oleh Dr. H. Febby Dt. Bangso Kayo, S.H., Sst.Par., M.Par., QRGP, CFA yang menjabat sebagai ketua, H. Mashuri Khatik Mudo Ayat sebagai sekretaris, dan M. Rido Hanif Dt. Panghulu Marajo sebagai bendahara. Penetapan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi organisasi.

Keberadaan Unsur Masyarakat dalam Rapat

Rapat pleno reposisi ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk Bundo Kanduang, alim ulama, Cadiak Pandai, dan Parik Paga Nagari. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap kepengurusan yang baru dan komitmen bersama untuk membangun KAN Gurun ke arah yang lebih baik. Seluruh proses berlangsung dengan tertib dan aman, diakhiri dengan acara makan bersama serta doa yang dipimpin oleh Ustaz Tamar, menandakan kebersamaan dan kesatuan dalam menjalankan visi organisasi.

Tanggung Jawab dan Harapan Baru

Muhamad Syukur menyampaikan rasa terima kasihnya atas amanah yang diberikan untuk menduduki jabatan Wakil Ketua I KAN Gurun. Ia menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berkomitmen untuk menjalin koordinasi yang baik dengan semua pihak yang terlibat. Dalam pandangannya, kolaborasi antar unsur sangat penting untuk mencapai tujuan bersama.

Membangun Koordinasi yang Efektif

Untuk menjalankan amanah ini, beberapa langkah strategis akan diambil, antara lain:

  • Menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat.
  • Mengadakan pertemuan rutin dengan lembaga adat.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan KAN.
  • Menetapkan program kerja yang jelas dan terukur.
  • Memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah.

Dari langkah-langkah tersebut, diharapkan KAN Gurun dapat berperan lebih aktif dalam menjaga kearifan lokal dan melestarikan adat istiadat yang ada.

Penyempurnaan Aturan Organisasi

Penyempurnaan peraturan organisasi yang dilakukan selama rapat pleno tidak hanya bertujuan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan KAN Gurun, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh anggota memahami dan mengikuti aturan yang telah disepakati. Hal ini penting agar setiap kegiatan yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan visi serta misi organisasi.

Pentingnya Regulasi yang Jelas

Adapun beberapa poin penting dalam penyempurnaan aturan organisasi meliputi:

  • Pembagian tugas yang jelas bagi setiap anggota.
  • Penyusunan mekanisme evaluasi kinerja.
  • Peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
  • Penyusunan program kerja yang berbasis kebutuhan masyarakat.
  • Pengembangan kapasitas anggota melalui pelatihan dan workshop.

Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan semua anggota KAN Gurun dapat berkontribusi secara optimal dalam menjalankan fungsi kelembagaan.

Meningkatkan Peran KAN Gurun

Reposisi kepengurusan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran KAN Gurun dalam menjalankan fungsi kelembagaan adat. Melalui organisasi ini, masyarakat diharapkan dapat lebih terlibat aktif dalam pelestarian budaya dan adat istiadat yang menjadi ciri khas Nagari Gurun. KAN Gurun juga diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, serta menjadi wadah bagi aspirasi masyarakat.

Menjalin Hubungan yang Baik dengan Lembaga Adat

Untuk mencapai hal tersebut, penting bagi KAN Gurun untuk:

  • Melakukan pendekatan kepada lembaga adat lainnya.
  • Berpartisipasi dalam acara-acara budaya lokal.
  • Mendorong inisiatif masyarakat untuk berkontribusi dalam kegiatan adat.
  • Menjalin kerjasama dengan organisasi perempuan dan pemuda.
  • Memfasilitasi diskusi antara generasi tua dan muda mengenai adat.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan KAN Gurun dapat menjadi garda terdepan dalam melestarikan dan meneruskan nilai-nilai budaya yang ada.

Peranan Masyarakat dalam Reposisi KAN Gurun

Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam suksesnya reposisi KAN Gurun ini. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berkontribusi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Dengan adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, KAN Gurun akan lebih kuat dan mampu memenuhi harapan serta aspirasi yang ada.

Strategi Meningkatkan Partisipasi Masyarakat

Beberapa strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat antara lain:

  • Mengadakan sosialisasi mengenai peran KAN Gurun.
  • Menyediakan wadah untuk masukan dan saran dari masyarakat.
  • Menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk programm edukasi.
  • Menyelenggarakan acara budaya untuk menggalang dukungan masyarakat.
  • Memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan informasi.

Dengan mengimplementasikan strategi-strategi ini, diharapkan masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya peran KAN Gurun dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

Reposisi KAN Gurun diharapkan dapat membawa perubahan positif, baik dalam pengelolaan kelembagaan maupun dalam keterlibatan masyarakat. Dengan adanya kepengurusan yang baru dan penyempurnaan peraturan organisasi, KAN Gurun siap untuk menjalankan perannya sebagai lembaga adat yang berfungsi menampung aspirasi masyarakat dan melestarikan kearifan lokal. Ke depan, sinergi antara KAN Gurun, masyarakat, dan pemerintah menjadi bagian integral dalam mencapai tujuan bersama.

    ➡️ Baca Juga: Mental Health dan Pola Pikir Positif untuk Meningkatkan Ketahanan Emosional Anda

    ➡️ Baca Juga: Piala Bergilir MTQ Sumut Kembali ke Medan, Rico Waas Hargai Kafilah dan Berikan Bonus

    Back to top button